Raih Prestasi, Angkat Budaya Tardisi PDF Cetak E-mail
Kamis, 04 Agustus 2011 | 15:56 WIB
PESISIR TENGAH – Berbicara mengenai seni khususnya di bidang seni tari kreasi. SMAN I Pesisir Tengah menjadi gudanngnya pencetak prestasi. Baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga di tingkat nasional pernah di raih sekolah itu.
Dibawah binaan guru seni tari yakni Sudarmanto. Sanggar seni tari yang  masuk dalam eskul tari tersebut setiap tahunnya mampu mewakili lambar ketingkat provinsi bahkan hingga maju ketingkat nasional.
Salah satu prestasi yang baru saja di raih sekolah yang saat ini di pimpin oleh Drs.Jon Edwar, M.Pd tersebut yaitu, berhasil mendapat predikat penampilan terbaik I nasional pada festifal lomba seni siswa nasional(FLS2N) tingkat nasional di makkasar tahun 2011 ini.”kami bias maju ketingkat nasional karena berhasil menjuarai FLS2N tingkat provinsi” ujar sudarmanto
Pada saat even tersebut SMANI Pesisir tengah membawakan tari kreasi khamba bebukha, yang menceritakan tentang  kebiasaan Muli – Muli  Lampung Barat yang biasa membantu kegiatan nayuh atau pesta adat, dengan menggunakan sumbuk (bakul), mereka bekerja membantu membawakan bebukha (bumbu/bahan) yang akan digunakan untuk keperluan memasak bagi kegiatan pesta adat tersebut. dan setelah selesai membantu mereka menari bersama untuk merayakan pesta adat tersebut
Menurut manto, tari yang di kreasikan tersebut biasanya memang mengangkat tradisi atau kebiasaan budaya local yang di tampilkan lewat tari. Dan untuk piñata musiknya saya selalu berkolaborasi dengan indra tamara gunawan.
Tidak hanya untuk kegiatan di tingkat nasional. Untuk mengisi kegiatan-kegiatan di sekolah yang baru-baru ini dilakukan yaitu saat mengisi karnaval peringatan HUT RI ke-66 yang di gelar oleh kecamatan pesisir tengah. Sekolah ini juga menampilkan pertunjukan yang berbeda daru tahun sebelumnya yaitu dengan menghadirkan pawai adat perkawinan sai batin.
Kepala SMANI Pesisir Tengah Drs.Jon Edwar, M.Pd menuturkan, agar yang ditampilkan tiap tahunnya tidak monoton, namun tetap bermanfaat memberikan wawasan pengetahuan tentang budaya local khususnya adat perkawinan sai batin kepada masyarakat dan siswa maka saat pelaksanaan festifal kemarin kami menghadirkan pawai  adat perkawinan sai batin.
“kreasi ini merupakan edi kreatif Pembina eskul tari pak manto dan guru-guru lain dengan melibatkan kurang lebih seratus siswa di sekolah ini”pungkasnya. (Tini Indariani)
 
Advertise
Kami memiliki 4 Tamu online