| Gapai Banyak Prestasi Lewat Seni Tari |
|
|
|
| Kamis, 24 Maret 2011 | 21:51 WIB |
SMAN 1 Pesisir Tengah yang merupakan salah satu sekolah tertua di wilayah pesisir Kabupaten Lampung Barat tentunya memiliki segudang prestasi baik dibidang akademik maupun nonakademik.Sekolah dibawah kepemimpinan Drs. Jhon Edwar, M.Pd. tersebut tidak hanya mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten saja melainkan hingga tingkat nasional. Salah satu prestasi terbaik yang dimiliki sekolah tersebut adalah dibidang eskul khususnya seni tari yang tergabung dalam sanggar seni Sai Betik. Prestasi yang diraih eskul tersebut tidak perlu diragukan lagi, dari hasil tari kreasi yang diciptakan mampu mengharumkan nama sekolah ke tingkat nasional. Prestasi yang pernah diraih, diantaranya penampil terbaik lomba tari sigeh penguten tingkat SMA se-Lambar dalam rangka MKKS Cup tahun 2004, 2005, 2006 hingga 2007, penampil terbaik 1 lomba tari bedana tingkat SMA se-Lambar tahun 2008, penampil terbaik 1 lomba tari bedana tingkat SMA se-Provinsi Lampung dalam rangka PEKSIPEL (Pekan Seni Pelajar) tahun 2008, Penampil terbaik 1 nasional FLS2N di Jogjakarta dengan tari kenui begukhau tahun 2009. Selanjutnya penampil favorite dan penampil terbaik pada Festival Borobudur Internasional di Magelang, Jawa Tengah tahun 2009, penampil terbaik 4 nasional FLS2N di Surabaya tahun 2010 dengan tari Tudung Lindu dan juara umum dalam festival Megou Pak di Tulangbawang tahun 2010 dengan tari Kenui Begukhau dan Bedana. Untuk awal tahun ini prestasi yang diperoleh yaitu juara II tari kreasi tingkat SMA/SMK se-Lampung dalam rangka HUT ke-47 Provinsi Lampung Sanggar yang terbentuk sejak tahun 2004 silam tersebut merupakan binaan dari Sudarmanto yang merupakan guru bidang seni budaya di sekolah tersebut. Berkat ide kreatif yang di milikinya dan dituangkan dalam bentuk tari kreasi, mampu membawa sekolah tersebut mengikuti berbagai even hingga tingkat nasioanl. Dan hasil yang diperoleh pun sanggat memuaskan dengan meraih berbagai juara. Menurut Sudarmanto, sanggar seni yang dipimpinnnya saat ini telah beranggotakan 60 orang. Dengan adanya sanggar seni tersebut diharapkan siswa yang tergabung didalamnya dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang berkesenian khususnya seni tari tradisi. “Untuk seni tari kreasi yang saya kembangkan adalah tari tradisi. Sebab, sekarang banyak generasi muda yang tidak memahami seni tradisi yang ada daerah mereka. Selain itu juga dengan mengikuti eskul ini diharapkan siswa dapat memperoleh manfaat diantaranya melatih kedisiplinan, tanggungjawab, dan juga kekompakan setiap pementasan,” ujarnya. Sementara Kepala SMAN 1 Pesisir Tengah Drs. Jhon Edwar, M.Pd, mengatakan bahwa dari segi prestasi eskul tersebut tidak diragukan lagi. Dari hasil kreasi yang ditampilkan telah diakui hingga tingkat nasional. Kata dia, awal dibentuknya sanggar tersebut adalah sebagai wadah siswa untuk dapat memahami nilai-nilai tradisi yang ada di daerah Lampung, juga menanamkan rasa cinta dengan harapan siswa dapat melestarikan seni tradisi. “Kami akan terus berusaha mempertahankan prestasi yang telah diraih. Selain itu kedepan kami berupaya dapat mengikuti even-even yang lebih besar lagi. Semua prestasi yang diperoleh sekolah ini adalah berkat kerja keras siswa, ide kreatif pelatih, berkat dorongan dan dukungan guru serta kepala sekolah termasuk periode sebelumnya,” pungkasnya. ( tini indariani/haris tiawan) |