Tahun Ini, Pengadaan Bantuan Mesin Nihil PDF Cetak E-mail
Kamis, 29 September 2011 | 11:13 WIB
BALIKBUKIT - Nampaknya harapan pengusaha kopi luwak di Kabupaten Lambar agar pemkab setempat dapat memberikan bantuan mesin guna menujang kelancaran kegiatan usaha kopi luwak tersebut belum bisa terealisasi. Pasalnya, Dinas Perkebunan baru mengusulkan pengadaan bantuan tersebut kepada pemkab pada tahun 2012 mendatang, itu artinya tahun ini dipastikan tidak ada bantuan mesin.
“Untuk tahun ini pemberian bantuan mesin untuk kopi luwak belum ada, dan direncanakan tahun 2012 mendatang baru ada program pengembangan kopi luwak,” ujar Kabid Bina Usaha Perkebunan Ir. Agustanto Basmar, M.Si mendampingi Kepala Dinas Perkebunan Ir. Rusdi, kepada Radar Lambar kemarin.
Dijelaskannya, hingga kini tercatat sebanyak tujuh pengusaha kopi luwak yang beroperasi didaerah ini. Ke-tujuh pengusaha kopi luwak tersebut yaitu Ratu Luwak milik Sapri, Kopi Musang Liwa milik Sukardi, Raja Luwak milik Gunawan Supriadi, Dewa Luwak milik Pardi, Rizky Luwak Brother Link, Mahkota Luwak milik Kasman, serta Rahua milik Hermawan.
“Usaha kopi luwak ini cukup menjanjikan, hanya saja untuk sementara ini pemkab belum bisa memberikan bantuan mesin, artinya sejauh ini baru sebatas melakukan pembinaan saja,” ujarnya.
Kata dia, selama ini pengusaha luwak tersebut telah memasarkan hasil kopinya keberbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Malang, Bandar Lampung serta keluar negeri seperti negara Taiwan dan Korea.
“Setiap ada even pameran baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat nasional, pengusaha kopi luwak kita libatkan,” tutupnya. (lusiana)
 
Advertise
Kami memiliki 209 Tamu online