| Pemkab Diminta Gencar Pembinaan |
|
|
|
| Senin, 12 September 2011 | 10:47 WIB |
|
BALIKBUKIT - Warga minta pemkab Lampung Barat untuk memberikan peningkatan mutu produk perkebunan agar bisa meningkatkan penjualan, sehingga mampu mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat kebupatan setempat. “Peningkatan mutu produk perkebunan mampu berdampak terhadap peningkatan angka penjualan untuk pasar di luar daerah, pembinaan, penguatan modal dan pengaturan kelembagaan perdagangan. Hal tersebut dilaksanakan untuk membentuk kondisi yang bisa berdampak kepada pelaku usaha dalam menghadapi berbagai situasi dan sistem yang dibangun oleh para pembeli dan mengakibatkan lemahnya posisi tawar-menawar tentang penjulalan yang kita maksud,” kata salah seorang petani kopi, Kecamatan Balikbukit, Ahmad Jalil, kepada Radar Lambar kemarin. Lanjut dia, hasil perkebunan di kabupaten ini sudah mulai berkembang, hal itu bisa dilihat dengan bervariasinya produk perkebunan dipasaran. Sebagian besar petani terus mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan untuk mendongkrak pendapatan sehingga mampu meningkatkan ekonomi waarga itu sendiri akan tetapi dalaam hal ini pihaknya meminta pemkab setempat untuk terus rutin melakukan pembinaan agar petani terus bisa meningkatkan mutu serta kualitas saja. Masih kata Ahmad, aelama ini petani kebanyakan hanya mengandalkan hasil perkebunan dengan cara lama, artinya petani kebanyakan tidak mempunyai keahlian khusus terutama dalam mengolah perkebunan maupun hasil yang ada agar menjadi meningkat akan tetapi hanya tergantung dengan agen atau tengkulak yang ada dipasaran. “Terkadang kita tidak mengetahui harga yang sebenarnya di tingkat pasaran akan tetapi kita hanya tahu jika ditingkat agen ataupun tengkulak harganya ya segitu. Namun yang kerap terjadi selama ini jangankan disalah satu kecamatan, dalam satu pekon saja terkadang harga hasil bumi tersebut tidak sama, hasil perkebunan yang kita maksud bukan hanya hasil kopi maupun lada saja akan tetapi hampir seluruh harga hasil perkebunan yang ada kejadiannya seperti itu,” pungkasnya.(edi saputra/lusiana) |