Pungli Marak di Jalur Liwa-Krui PDF Cetak E-mail
Senin, 26 Juli 2010 | 20:06 WIB
PESISIR TENGAH - Sejumlah pengguna jalan Liwa-Krui Kabupaten Lampung Barat (Lambar) resah. Pasalnya, sejak kondisi jalur tersebut mengalami kerusakan parah, hampir setiap hari dimanfaatkan sejumlah orang untuk meminta uang kepada setiap kendaraan yang melintas.
Karena itu, warga terutama yang rutin melintasi jalur tersebut meminta petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lambar segera melakukan penertiban.
“Kami mengeluhkan ulah sejumlah oknum yang meminta uang di jalur Liwa-Krui itu. Sebab, pungutan bukan hanya dilakukan di satu titik jalan rusak saja melainkan di beberapa titik. Parahnya lagi, mereka (pelaku pungli) men-stop setiap kendaraan yang melintas dan meminta uang,” ujar Jimmy, warga Bandarlampung yang selalu melintasi jalur tersebut kepada Radar Lambar.
Dijelaskannya, oknum yang meminta uang itu stand by di sejumlah titik jalan yang kondisinya darurat untuk menunggu pengguna jalan baik roda dua dan empat melintas dan dimintai uang.
“Sepertinya para pelaku pungli itu rutin menjaga jalan rusak dan ketika pengguna jalan melintas, para pelaku berpura-pura memperbaiki jalan rusak dengan menimbun lubang jalan menggunakan tanah dan batu. Setelah kendaraan mendekati titik tersebut, pera pelaku lalu men-stop dan meminta uang,” imbuhnya.
Karena itu, pihaknya berharap Satlantas Polres Lambar segera menertibkan sejumlah oknum yang melakukan pungli itu. Karena aksi itu sangat meresahkan pengguna jalan. “Kami berharap Satlantas Polres Lambar merespons keluhan ini,” singkatnya. (lusiana/haris t)
 
Advertise
Kami memiliki 10 Tamu online