| Petani Sawah Harapkan Pembangunan Jembatan |
|
|
|
| Senin, 12 September 2011 | 10:55 WIB |
BELALAU - Petani padi di beberapa areal persawahawan tepatnya di Kecamatan Belalau- Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, mulai memetik harapan. Disaat serba sulit dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga sekarang ini, mereka mulai melangsungkan panen, meskipun dipastikan hasilnya mengalami penurunan dari musim sebelumnya karena sempat terserang hama dibeberapa bidang.Seperti dikatakan Gunawan salah satu petani padi areal persawahan pullanpetakh Pemangku Waysemangka Pekon Bedudu. kepada wartawan koran ini Minggu (11/9). Pengaruh cuaca panas akhir-akhir ini berdanpak positif pada pertumbuhan tanaman padi, seperti matangnya buah lebih merata, sehingga pengaritan pun dapat dilangusngkan dengan cepat tanpa adanya buah yang mesti ditunggu karena keterlambatan matang. “Hikmah musim kemarau ini bukan saja mempercepat matangnya buah padi melainkan namun sangat membaty kami dalam melakukan panen,” ucapnya. Sementara saat disinggung terkait kendala yang kerap dialami pihaknya atau para petani, yang berasal dari pekon setempat, Pekon Kenali, dan warga Kecamatan Batubrak. Dia mengatakan masalah jalur transportasi (Jalan Produksi). Dimana diareal persawahan setempat yang diperkirakan mencapai 50 hektar (H), yang diapit Sungai (Way) Semangka dan Way Lakak tersebut, masih menggunakan alternatif berupa jalur (Jembatan) tradisional dengan melintangkan batang bambu sebagai penyebrakngan dan pengangukutan hasil panen. “Lokasi areal persawahan ini lebih rendah dari jalan aspal sekitara 5 meter sehingga kenderaan pengangut hasil panen hanya mampu mencapai sisi jalan saja. Sementara untuk mengeluarkan hasi padi kami harus mengunjal dengan dipikul semampu dan sekuat tenaga,” keluhnya. sementara kata dia jika adanya pembangunan jalur (jembatan alternatif) sepertihalnya si Sungai (Way Lakak) otomatis kenderaan dapat menuju hingga bibir (Talud) sawah dan otomatis sangat membatu pihaknya dalam upaya mengluarkan hasil panen. “Kami sangat berharap adanya bantuan pembangunan jembatan dari pemerintah guna meringankan kami dalam setiap mengeluarkan hasi bumi,” tandasnya. (rinto arius/haris) |