Kemarau, Sumber Mata Air Tujuh Jadi Andalan PDF Cetak E-mail
Senin, 12 September 2011 | 10:54 WIB
SUMBERJAYA - Debit sumber mata air tujuh yang terletak di jalan pintu masuk Mapolsek Sumberjaya Kabupaten Lampung Barat atau RM. Gunung Putri Kelurahan Tugusari sangat besar, dan sepanjang tahun tidak pernah mengalami kekeringan.
Sumber mata air tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh warga Kelurahan Tugusari, tetapi juga warga lainnya di Kecamatan Sumberjaya untuk mandi, cuci dan minum.
Seperti yang diungkapkan, Mar ni, warga RT 1 Pemangku Rasamaya, Sukapura, saat ditemui, Minggu (10/9), menjelaskan, selama ini warga dari beberapa wilayah Sumberjaya selalu mencuci pakaian langsung di sumber mata air tujuh.
Jika ada bak penampung, maka warga bisa mengambil air di bak untuk keperluan mencuci tanpa harus mencuci langsung di sumber air.
“Dari sumber mata air ini juga para petani banyak yang memanfaatkan untuk mengairi sawah dengan membuat irigasi tradisional di sepanjang aliran sungai sumber mata air tersebut,” katanya.
Sementara warga lainnya, Toni, kalau di sekitar sumber mata air tujuh tersebut dibangun bak penampung dan dialirkan ke rumah penduduk, maka akan sangat mem bantu beberapa warga di Tugusari dan lainnya untuk memperoleh air bersih.  
Karena itu, dia berharap pada anggaran tahun depan pemerintah membangun bak penampung dibeberapa wilayah tersebut dengan memanfaatkan sumber mata air tujuh.(muhtar rosadi/haris)
 
Advertise
Kami memiliki 9 Tamu online