| Jalan Tribudimakmur- Purawiwitan Diperlebar |
|
|
|
| Rabu, 04 Agustus 2010 | 20:05 WIB |
|
KEBUNTEBU - Pembukaan badan jalan yang menghubungkan Pemangku Tribudimakmur yang kini telah menjadi pekon hasil pemekaran dari Pekon Tribudisyukur dan Purawiwitan Kecamatan Kebuntebu menjadi prioritas utama yang terjadi di sebagian besar pemangku yang ada di pekon itu. Pasalnya, badan jalan masih setapak berada diperkebunan kopi milik warga itu telah diperlebar oleh Pemkab Lambar dengan eksvakator juga akan ditingkatkan menjadi jalan onderlah. Pantauan Radar Lambar, jalan sepanjang 1,3 km dari jalan raya Kebuntebu-Gedungsurian yang dianggarkan lewat APBD tahun 2010 itu masih akan melakukan pemasangan batu sirtu. Sejauh mana manfaat jalan onderlagh di Pemangku Tribudimakmur yang menghubungkan beberapa pemangku di Pekon Purawiwitan Rabu(4/8) atau hari ini akan ditinjau oleh anggota legislatif asal DP V dalam reses menampung aspirasi masyarakat. Warga setempat, Suwanto mengatakan, selain karena kondisi jalan baru dibuka dan kondisinya masih tanah, pembangunan jalan denga onderlagh juga diyakini akan sangat membantu masyarakat khususnya dalam mempermudah akses transportasi serta mengankut hasil produksi panen warga setempat. Itu pula terkait dengan sebagian besar warga setempat bermata pencaharian di bidang pertanian terutama kopi. Ditambahkan Suwanto, di kampungnya ada beberapa kegiatan pembangunan onderlagh jalan, baik dari dana APBD, PNPM, GMBR, ADP sudah sangat membantu warga setempat. Sebabnya, kegiatan pembangunan yang ada jangan selalu menyalahkan pemerintah. Karena keinginan masyarakat telah terlayani, meski semuanya belum merata karena adanya faktor dana anggaran tidak mencukupi. “Meski beberapa jalan di wilayahnya di bangun masih onderlagh dan juga ada sebagian dengan lapend’ tentunya pemerintah membangun semua itu demi kemajuan kampung dan bermanfaat bagi masyarakat yang ada,” tukasnya. (muhtar rosadi/haris t) |